ANALISIS TRANSIENT TERMAL PADA PERMUKAAN ROTOR DISC BRAKE KENDARAAN RODA EMPATFRONT WHEEL STEERING

Rolan, Siregar (2015) ANALISIS TRANSIENT TERMAL PADA PERMUKAAN ROTOR DISC BRAKE KENDARAAN RODA EMPATFRONT WHEEL STEERING. ANALISIS TRANSIENT TERMAL PADA PERMUKAAN ROTOR DISK BRAKE KENDARAAN RODA EMPATFRONT WHEEL STEERING. pp. 129-134.

[img]
Preview
Text
transient termal pada rotor disc brake rolan.pdf

Download (673kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan analisis termal pada sistem pengereman kendaraan lebih spesifik pada rotor disk brake.Proses pengereman akan selalu membangkitkan panas pada bidang gesek rem,dalam kasusjenis disk brake pelepasan panas yang tinggi akan terjadi pada permukaanrotor brake, pad, dan kaliper, serta terjadi aliran panas pada elemen pendukung lainnya. Panasakibat gesekan tersebut berdampak pada komponen sistem remsepertikeausan yang berlebihan pada pad, berkurangnya ketebalan rotor disk, dan yang lebih krusial adalah adanya potensi sumber panas berlebih yang sering menyebabkan terjadinya nyala api pada karet ban roda.Model simulasi termal transient digunakan untuk menganalisis distribusi temperatur pada setiap titik permukaan disk serta faktor utama yang mempengaruhi perbedaantemperatur dengan tujuan untuk mengurangi resiko terjadinya kecelakaan akibat rem tidak efektif serta sebagai dasar dalam penyidikan kasus insiden kebakaran akibat kemampuan rem yang tidak seimbang. Tahap awal dalam riset ini antara lain mendefinisikan bentuk pembebanan pada suatu sistem rem secara menyeluruh, untuk kemudian diterapkan dalam simulasi numerik distribusi temperatur menggunakan perangkat lunak berbasismodel FEM (Finite Element Method).Adapun hasil simulasi menunjukkan bahwa temperatur maksimum adalah sekitar 236.85oC yang terjadi pada rotor disk brake yang terletak di roda 3, selanjutnya temperatur pada rotor disk brake roda 4 adalah 185.19 oC dan temeperatur rotor disk brake roda 2 adalah 25. 2oC, perhitungan ini dilakukan ketika kendaraan dalam kondisi kritis sesaat mau terguling ketika melakukan pembelokan, dengan asumsi gaya normal pada roda 1 adalah nol dengan kendaraan bergerak pada kecepatan maksimum yang diijinkan supaya tidak sampai terguling.Hasil riset ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pengembangan model analisis berbasis termal transient suatu pengereman yang berpotensi mengurangi terjadinya insiden tersebut diatas serta melindungi pengguna kendaraan melalui kebijakan Peraturan Pemerintah yang mewajibkan penggunaan monitoring temperatur bidang gesek untuk setiap unit rem terutama bagi kendaraan angkutan dalam menunjang kegiatan operasional dan perawatannya.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Transient termal, heat flux, rotor disk brake
Subjects: 600 Technology, Applied Sciences/Teknologi, Ilmu Terapan
600 Technology, Applied Sciences/Teknologi, Ilmu Terapan > 620.11 Engineering Materials/Materal Teknik, Bahan Teknik
600 Technology, Applied Sciences/Teknologi, Ilmu Terapan > 629.2 Motor Land Vehicles and Cycles Engineering/Teknik Kendaraan Bermotor dan Teknik Sepeda
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Rolan Siregar FT Mesin
Date Deposited: 10 May 2020 05:36
Last Modified: 13 Jan 2010 06:33
URI: http://repository.unsada.ac.id/id/eprint/1203

Actions (login required)

View Item View Item