Muhammad Maulana, Reza Pahlevi (2025) ANALISA KEKUATAN SAMBUNGAN PENGELASAN SMAW PELAT LAMA DENGAN PELAT BARU BOTTOM KAPAL TONGKANG 300 FEET BG. MAJU LANCAR 3002. Other thesis, UNSADA.
|
Text
COVER.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (741kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (882kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (937kB) |
|
|
Text
BAB 6.pdf Download (734kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (698kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
HASIL TURNITIN.pdf Download (602kB) |
|
|
Text
SUKET TURNITIN.pdf Restricted to Registered users only Download (672kB) |
Abstract
Kapal merupakan salah satu alat transportasi di laut yang mengangkut penumpang maupun barang ke tempat tujuan tertentu, seperti daerah atau kepulauan. Kapal dibangun menggunakan material baja, salah satunya adalah baja ASTM A36 yang rentan terhadap korosi akibat terendam air laut. Maka perlu dilakukan perbaikan material tersebut dengan cara mengganti plat lama dengan plat baru. Dalam hal ini, proses perbaikan plat pada badan kapal yang telah disambung oleh plat lama adalah dengan cara mengganti plat yang rusak. Diperlukan pengujian, sehingga dilakukan penelitian untuk mengetahui sifat mekanik material menurut ASTM A36 dengan menggunakan metode uji tarik dan uji kekerasan. Berdasarkan hasil uji tarik, sambungan antara material lama dengan ketebalan 8 mm dengan material baru dengan ketebalan 10 mm memperoleh nilai rata-rata sebesar 429,27 Mpa, sedangkan untuk sambungan antara material lama dengan ketebalan 10 mm yang disambung dengan material baru dengan ketebalan 12 mm memperoleh nilai rata-rata sebesar 431,23 Mpa. Berdasarkan hasil pengujian Brinnel pada sambungan material lama dengan ketebalan 8 mm yang disambung dengan material baru dengan ketebalan 10 mm diperoleh nilai rata-rata sebesar 145,35 kgf, sedangkan pada sambungan material lama dengan ketebalan 10 mm yang disambung dengan material baru dengan ketebalan 12 mm diperoleh nilai rata-rata sebesar 143,24 kgf. Spesimen yang mempunyai nilai kekerasan tertinggi terdapat pada daerah Weld Metal dan HAZ, untuk terendah pada daerah Base Metal.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing : Augustinus Pusaka, S.T, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Kapal, Pengelasan, Tensile Test, Hardness Test |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Sciences /Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 671.52 Welding/Las, Mengelas |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Kelautan > Teknik Perkapalan |
| Depositing User: | Suwatno Suwatno Perpustakaan |
| Date Deposited: | 18 Apr 2026 06:36 |
| Last Modified: | 18 Apr 2026 06:36 |
| URI: | http://repository.unsada.ac.id/id/eprint/9473 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
