Guntari Ningtyas, Utami (1999) FUNGSI KLENTENG ENG AN KIONG SEBAGAI TEMPAT PERIBADATAN UMAT CINA DI MALANG. Other thesis, UNSADA.
Text
BAB-01.pdf Download (4MB) |
|
Text
BAB-02.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
Text
BAB-03.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
|
Text
BAB-04.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
Abstract
Kemanapun orang Cina itu pergi dan dimanapun mereka menetap, akan membawa adat juga istiadat, agama dan kepercayaan mereka yaitu Konghucuisme, Taoisme dan Budhisme yang sering tercampur dengan religi klasik atau "Shenisme" yang didasarkan pada pemujaan arwah atau roh leluhur dan pemujaan terhadap dewa-dewa.Namun di dalam pelaksanaannya orang Cina tidak pernah fanatik pada salah satu dari ketiga kepercayaan itu, semua dipeluk dan dijalankan secara bersamaan. Menurut beberapa pakar bahasa istilah ini berasal dari bunyi teng -teng(klenteng-klenteng) atau ting-tinq(klenting- klenting) yang berasal dari bunyi lonceng yang dibunyikan saat diadakannya upacara sembahyang. Namun ada yang berpendapat bahwa istilah klenteng digunakan untuk menunjukkan dewa utama yang dipuja. Eng An Kiang sebagai penelitian adalah karena walaupun klenteng ini merupakan tempat ibadah umat Cina di Malang yang beraliran Taoisme tetapi juga menempatkan dewa-dewa dan nabi-nabi Budhisme serta Konghucuisme di dalamnya.
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Klenteng Eng An Kiong |
Subjects: | 200 Religion/Agama > 203.5 Sacred Places/Tempat Suci/ kuil, candi, kelenteng, pagoda |
Divisions: | Fakultas Bahasa Dan Budaya > Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok |
Depositing User: | Suwatno Suwatno Perpustakaan |
Date Deposited: | 06 Mar 2023 08:06 |
Last Modified: | 15 Jan 2024 07:01 |
URI: | http://repository.unsada.ac.id/id/eprint/5702 |
Actions (login required)
View Item |