KEBIJAKAN DALAM OPTIMALISASI PENGGUNAAN AKIYA AKIBAT FENOMENA SHOUSHIKA DI JEPANG

Randika Dwinanda, Rizki (2025) KEBIJAKAN DALAM OPTIMALISASI PENGGUNAAN AKIYA AKIBAT FENOMENA SHOUSHIKA DI JEPANG. Other thesis, UNSADA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (587kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB 4.pdf

Download (876kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (819kB)
[img] Text
HASIL TURNITIN.pdf

Download (628kB)
[img] Text
SUKET TURNITIN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (672kB)
Official URL: http://repository.unsada.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan kebijakan pemerintah dalam mengoptimalisasi penggunaan akiya sebagai dampak dari fenomena shoushika di Jepang agar dapat menekan jumlah akiya yang sudah mencapai 9 juta rumah pada tahun 2023. Akiya menurut Kawaguchi Taro adalah hasil dari ketersediaan perumahan yang berlebihan dibandingkan dengan permintaan. Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa jumlah rumah yang tidak ditinggali atau kosong lebih banyak dibandingkan rumah yang dihuni. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan metode analisis deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Jepang menerapkan lima kebijakan yaitu Sumai no Endingu Nōto sebagai panduan untuk pengelolaan properti tempat tinggal jangka Panjang, Akiya Kanri Chekkurisuto untuk memudahkan proses pewarisan, pengelolaan, dan pengambilan keputusan terhadap optimalisasi penggunaan akiya, insentif pajak 30 juta yen jika ahli waris mengalihkan rumah atau tanah tersebut lebih awal dengan memenuhi persyaratan tertentu, leaseback dan reverse mortgage ketika ingin menjual atau sebagai jaminan pinjaman namun tetap ingin bertempat tinggal di rumah tersebut, dan renovasi akiya melalui Akiya Bank Nasional. Namun kebijakan tersebut belum dapat dipastikan keberhasilannya menekankan peningkatan jumlah akiya dikarenakan survei yang dilakukan pemerintah hanya dilakukan setiap periode lima tahun sekali, yang akan terlihat pada survei di tahun 2028 yang akan datang.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing I : Tia Martia, M.Si. Dosen Pembimbing II : Muhammad Thamrin, M.Si.
Uncontrolled Keywords: houshika, akiya, kebijakan pemerintah, rumah kosong
Subjects: 300 Social Science/Ilmu Sosial > 363.5 Housing/Permasalahan Perumahan
Divisions: Fakultas Bahasa Dan Budaya > Bahasa dan Kebudayaan Jepang
Depositing User: Suwatno Suwatno Perpustakaan
Date Deposited: 15 Apr 2026 04:50
Last Modified: 15 Apr 2026 04:50
URI: http://repository.unsada.ac.id/id/eprint/9448

Actions (login required)

View Item View Item