Apip, Mulyana (1999) KENDALA PELAKSANAAN PENGAWASAN DALAM PEMBERIAN KREDIT PADA BBD CABANG "X". Other thesis, UNSADA.
|
Text
BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (980kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (687kB) |
Abstract
Tujuan Pemelitian : Untuk menyelidiki kendala-kendala pelaksanaan pengawasar dalam pemberian kredit pada BBD Cabang Y". Metode Perelitian : Wawancara, Observasi, dan Kepustakaan. Hasil Ponslitian : BBD Cabang y" menghadapi 5 kendala dalam melakukan pengawasan kredit , 5 kendala tersebut adalah Masalah pelaksanaan koordinasi, kurang berperannya koordinasi antara bagian-bagian yang terkait dalam menangani masalah kredit,dapat terlihat dalam pelaksanaan pengikatan jaminan yang masih belum selssai,dimana jumlah debitur bulan Agustus 1997 sampai November 1997 masing-masing berjumlah 132,136,126 dan 123 sedangkan masih ada 8 debitur lagi yang pengikatan jaminannya masih belum sempurna dengan tingkat prosentase masing-masing 6,06%,5,88$,6,34% dan 6,50%. 2. Maaalah pemahaman sistem dan prosedur,disebabkan oleh adanya analisis kredit baru yang belum mengikuti program pelatihan namun ditugaskan menangani masalah kredit sehingga masih terdapat fasilitas kredit yang sudah jatuh tempo dimann jmmlah debitur iulan gustu 1997 sampai November 1997 masing nasing berjumlah 31,34,27 dan 24 dengan tingkat prosentase masing-masing 23,48%,25,00%,21,42% dan 19,51% dengan indeks prosentase masing-masing +3,09,+1,52,-3,58 dan -1,91.3.Masalah faktor ekstern (lingkungan}, krisis moneter yang diikuti dengan krisis ekonomi, banyak perusahaan menghentikan kegiatan usahanya sehingga pengawasan kredit tidak dapat dilaksanakan dengan semestinya. . Masalah karakter nasabah,masih ada debitur yang mengabaikan ketepatan waktu pembayaran hutang pokok dan bunga pinjaman dan juga terlambat melaporkan kegiatan perusahaan seperti laporan realisasi kerja, persediaan, piutang, hutang maupun neraca dan rugi/laba kepada bank sehingga menghambat proses pelaksanaan pengawasan kredit. 5. Terbatasnya sarana transportasi,berupa mobil untuk melaksanakan pengawasan kredit terutama pengawasan physik sehingga menghambat proses pengawasan physik. Kesipulan dan Saran : BED cabang "Y" dalam melakukan pengawasan kredit menghadapi S kendala, untuk mengatasi 5 kendala tersebut hendaknya para pejabat yang terkait dalam menangani masalah redit harus dapat melakukan koordinasi yang baik, para calon ana lis is kredit hendaknya nengikuti program pelatihan dan pendidikan perkreditan sebelum menangani masalah kredit, para analisis kredit melakukan pembinaan kepada debitur dan pihak bank juga menambah jumlah sarana transportasi untuk menunjang pengawasan physik.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing : Drs. H.Wagimin Ady Soesanto |
| Uncontrolled Keywords: | Kredit |
| Subjects: | 300 Social Science/Ilmu Sosial > 332.7 Credit/Kredit |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Manajemen |
| Depositing User: | Suwatno Suwatno Perpustakaan |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 07:56 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 07:56 |
| URI: | http://repository.unsada.ac.id/id/eprint/9511 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
