ANALISA RASIO KEUANGAN SEBAGAI SALAH SATU ALAT DALAM PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO)

Dwi, Winarsih (2001) ANALISA RASIO KEUANGAN SEBAGAI SALAH SATU ALAT DALAM PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO). Other thesis, UNSADA.

[img] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://repository.unsada.ac.id

Abstract

Alasan dan Tujuan Penelitian : untuk mengetahui tingkat kesehatan suatu bank dengan menggunakan analisa rasio keuangan dengan dasar pemikiran apakah bank telah melaksanakan usaha perbankan sesuai dengan standar kesehatan bagi bank yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Metodologi Penelitian : dalam penelitian ini digunakan metode riset kepustakaan dan riset lapangan. Hasil Penelitian : berdasarkan penilaian permodalan pada tahun 1997 nilai CAR 4,5% dengan nilai bobot CAR 11,5. Pada tahun 1998 nilai CAR mengalami penurunan yang besar yaitu dari 4,5% menjadi-74,1% dengan nilai bobot CAR 0,25. Pada tahun 1999 nilai CAR ­89,2% dan nilai bobot CAR 0,25. Berdasarkan analisa tersebut diketahui dari tahun 1997 sampai tahun 1999 permodalan PT. BRI (persero) berada di bawah standar yang ditetapkan Bank Indonesia yaitu antara 0-< 12,75 dan mendapat predikat tidak sehat. Dari hasil perhitungan likuiditas PT. BRI (Persero) yang berdasarkan pada perhitungan Ratio Reserve Requirement dan loan to Deposit Ratio diperoleh hasil bahwa tahun 1997, RR 934,8 % dan LDR 78,4%. Paa tahun 1998 RR 745,1% dan LDR 695% Pada tahun 1999 RR 961,2% dan LDR 82,1 %, ini berarti bahwa PT. BRI (persero) pada tahun 1997, 1998 dan tahun 1999 memiliki jumlah bobot sebesar 5 dan berada di bawah standar ketentuan Bank Indonesia yaitu antara 0 - < 5,1 dengan demikian likuiditasnya memperoleh predikat tidak sehat. Berdasarkan perhitungan rentabilitas PT. BRI (Persero) diperoleh nilai ROA pada tahun 1997 0,34% dan rasio efisiensinya 44,8% pada tahun 1998 diperoleh nilai ROA -77,8% dan rasio efisiensinya -4770 %. Tahun 1999 nilai ROA -5,5% dan rasio efisiesinya -175,9%. Rasio rentabilitas untuk tahunl1998 dan 1999 berada antara 0 - <5,1 dan digolongkan tidak sehat, hal ini berarti perusahaan tidak mampu untuk memperoleh laba.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing : Drs Shanti Danu Boestaman
Uncontrolled Keywords: manajemen keuangan, rasio keuangan
Subjects: 600 Technology and Applied Sciences /Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 658.15 Financial Management/Manajemen Keuangan
Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen
Depositing User: Suwatno Suwatno Perpustakaan
Date Deposited: 30 Apr 2026 07:58
Last Modified: 30 Apr 2026 08:41
URI: http://repository.unsada.ac.id/id/eprint/9545

Actions (login required)

View Item View Item